Berziarah ke Kota Badar: Napak Tilas Perang Badar | Mabruk

Keterangan

Lembah ini terletak di sebelah barat daya Madinah, sekitar 153 km dari jantung kota Madinah. Sebagaimana kondisi cuaca tanah Arab pada umumnya, puncak panas di lembah ini bisa mencapai lebih dari 50 derajat. Mengilustrasikan lembah bersejarah tersebut sepertinya tidak terlalu menarik, karena kondisinya tidak berbeda dengan lembah-lembah yang lain, namun peristiwa yang pernah terjadi di lembah tersebut yang menjadi daya tarik dan akan selalu di kenang.

Pelajaran

Lembah ini selamanya akan menjadi saksi kebenaran risalah agam Islam yang dibawa oleh Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam-. Di lembah badar ini, pernah terjadi peperangan pertama antar pasukan muslimin dan pasukan kafirin pada bulan Ramadhan tahun ke dua hijriyah, yang dikenal dengan perang Badar. Saat itu pasuka Islam hanya berjumlah sekitar 300 orang dengan persenjataan sederhana, sementara pasukan kafir berjumlah sekitar 1000 orang dengan persenjataan lengkap.

Namun keberanian pasukan muslimin yang terpancar dari keimanan dan kecintaan kepada Allah Subhanahu wata’ala dan RasulNya serta negeri akhirat, meluluhlantahkan seluruh kekuatan pasukan kafirin, hingga kemenangan berhasil diraih pasukan Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam-. Inilah kemenangan al-haq atas kebathilan, kemuliaan tauhid atas kehinaan syirik, dan kejayaan Islam atas keruntuhan kekufuran. Ruh dan spirit perang Badar seyogyanya bisa membangkitkan umat Islam drai keterpurukannya di masa kini, kejayaan umat ini bukan ditentukan oleh kuantitas yang tak berdaya bagai buih lautan, bukan pula karena kemajuan prasarana duniawi belaka.

Sesungguhnya kemenangan itu anugerah dari Allah. Allah Mahakuasa untuk memberikannya kepada umat ini, namun Allah ingin menguji, apakah umat ini meniti jalanNya dan jalan RasulNya dalam meraih kemenangan tersebut atau tidak.

📚Referensi Buku: “Ketika Tanah Suci Berbicara”
🔍Oleh: ‘tim ilmiah Indonesian community care center’
✍🏻Di ketik ulang oleh: Team AKA Travel
👳🏻Muroja’ah : Ust. Abu Yusuf Dzulfadhli Al Maidani, Lc